Prediksi Pertandingan Playoff Euro 2020 Georgia Vs Belarusia

Prediksi Pertandingan Playoff Euro 2020 Georgia Vs Belarusia – Sebanyak 20 negara dari seluruh daratan Eropa telah memastikan diri lolos ke putaran final Piala Eropa atau Euro 2020 yang akan berlangsung bulan Juni mendatang. 20 negara tersebut akan tergabung dalam enam grup yakni Grup A sampai Grup F. Beberapa tempat yang masih tersisa di masing-masing grup akan diperebutkan 16 tim di babak play-off.

Terbagi dalam empat jalur, fase play-off jalur D akan menyajikan pertandingan antara Georgia melawan Belarus di Boris Paichadze National Stadium, pada Jumat (27/3/2020). Jalur D ini termasuk jalur yang unik di mana tim yang tergabung dalam jalur ini punya dua kemungkinan lolos, yakni ke Grup C atau ke Grup F.

Georgia Vs Belarusia

Ujian Berat Georgia di Babak Kualifikasi

Secercah harapan timbul bagi kubu Georgia saat menghadapi babak kualifikasi Piala Eropa 2020. Namun, harapan itu seakan sirna setelah mengetahui bahwa mereka akan tergabung bersama negara-negara kuat Eropa di Grup D babak kualifikasi. Georgia harus berada satu grup bersama Swiss, Denmark, Republik Irlandia dan Gibraltar.

Sebagai permulaan, sudah bisa ditebak bahwa Georgia akan menelan kekalahan dalam dua partai pembuka melawan Swiss dan Republik Irlandia. Usai kalah dari dua tim tersebut, Georgia bangkit dengan mencukur Gibraltar dengan kemenangan 3-0. Sayangnya, saat bertemu Denmark, mereka kembali hancur dengan kekalahan 5-1.

Langkah penuh kejutan dibuat tim berjuluk The Crusaders saat menahan imbang Denmark dan Republik Irlandia, dilanjut dengan mengalahkan Gibraltar dengan skor 2-3. Namun, kejutan kembali terhenti saat mereka kalah tipis, 1-0 atas Swiss di laga pamungkas. Georgia akhirnya harus finish di peringkat ke-4 Grup D dengan delapan poin dan baru meraih dua kemenangan.

Belarus, Mangsa Empuk Tim-Tim Unggulan di Grup C

Nasib tak jauh berbeda juga dialami Belarus ketika berlaga di babak kualifikasi Piala Eropa 2020. Di babak ini, mereka hanya sanggup finish di urutan ke-4 setelah menjadi bulan-bulanan tiga tim kuat lainnya. Belarus berada dalam satu grup bersama Jerman, Belanda, Irlandia Utara dan Estonia.

Empat kekalahan beruntun harus dialami Belarus dalam empat pertandingan pembuka Grup C. Usai kalah 4-0 atas Belanda di partai pembuka, Belarus ditundukkan Irlandia Utara dengan skor 2-1. Skuad asuhan Mikhail Markhel ini kembali menelan kekalahan beruntun di pertandingan ke-3 dan ke-4, masing-masing atas Jerman dan Irlandia Utara.

Sempat meraih poin dengan raihan satu kemenangan dan satu hasil imbang atas Estonia, Belarus kembali terpuruk di dua pertandingan tersisa. Takluk dari Belanda di pertandingan ke-7, tim berjuluk The White Wings dihajar Jerman dengan skor 4-0 di laga penutup. Alhasil, mereka mengakhiri perjalanan di Grup C dengan catatan hanya sekali menang.

Rekor Pertemuan Georgia Vs Belarus

Berdasarkan statistik yang didapat dari laman resmi UEFA, Georgia dan Belarus terbilang jarang bertemu dan keduanya baru pernah berhadapan sebanyak tiga kali. Raihan kedua tim inipun terbilang cukup berimbang dalam tiga pertemuan tersebut. Georgia dan Belarus sama-sama mengoleksi satu kemenangan dan satu hasil imbang atas masing-masing tim.

Jarangnya  kedua negara ini bertemu dalam sebuah pertandingan rasanya cukup wajar. Pasalnya, kedua negara ini dulunya pernah menjadi satu bagian di era 1900-an. Georgia dan Belarus dulunya merupakan bagian dari wilayah Uni Soviet. Setelah merdeka di era 90-an, kedua negara inipun lantas berdiri sendiri, termasuk dalam hal sepakbola.

Pertemuan antara kedua negara ini di ajang sepakbola pertama kali terjadi pada 7 September 2012. Ketika itu, Georgia yang tampil sebagai tuan rumah, berhasil meraih kemenangan dengan skor tipis, 1-0 dan dibalas oleh Belarus dengan kemenangan 2-0, sebulan setelahnya. Kedua tim terakhir kali bertemu di laga persahabatan yang terjadi pada 13 November 2017 dan berakhir imbang dengan skor 2-2.

Pemain-Pemain Kunci

Tampil sebagai tuan rumah pada pertandingan kali ini, Georgia pasti akan memiliki beberapa pemain andalan. Salah satunya adalah sosok penjaga gawang andalan mereka, Giorgi Loria. Pada pertandingan kualifikasi Euro Grup D melawan Swiss, Loria menjadi sosok penting karena berhasil melakukan sepuluh penyelamatan dari sebelas tendangan on target Swiss.

Georgia juga bisa mengandalkan sang pemain tengah, Jaba Kankava. Catatan akurasi umpan Kankava yang mencapai 86 persen dapat dimanfaatkan para penyerang untuk ciptakan gol. Selain dua nama di atas, Georgia juga patut mengandalkan Guram Kashia di lini belakang. Kashia hampir selalu tampil kokoh dalam skema pertahanan milik The Crusaders.

Sementara itu, di kubu Belarus, sosok andalan ada pada diri sang kapten yang kerap dimainkan sebagai penyerang, Igor Stasevich. Pemain BATE Borisov ini telah mencetak gol selama 54 kali berlaga untuk timnas Belarus. Selain Stasevich ada pula rekan setimnya di BATE Borisov, Stanislav Dragun.

Dragun kerap kali berperan penting dalam membangun serangan skuad The White Wings. Hal ini bisa dilihat dengan catatan lima gol dan dua assistnya di ajang UEFA Nations League. Di sektor pertahanan, Belarus bisa mengandalkan Sergei Politevich. Melakoni laga debut pada tahun 2014, Politevich beberapa kali ditampilkan untuk mengisi lini belakang Belarus.

Sejarah Kedua Kesebelasan di Piala Eropa

Sejak bergulirnya edisi pertama Piala Eropa di tahun 1960 di Prancis, baik Georgia maupun Belarus tak pernah sekalipun lolos ke putaran final. Keduanya memang tampil di babak kualifikasi. Namun dua negara ini selalu tersingkir di babak tersebut. Dari edisi tahun 1960 hingga 1992, Georgia dan Belarus adalah bagian dari timnas Uni Soviet.

Dalam tiga edisi sebelumnya, yakni edisi tahun 2008, 2012 dan 2016, kedua tim ini tak juga tampil di putaran final. Belarus selalu mengakhiri perjalanan mereka di babak grup kualifikasi di peringkat ke-4 klasemen akhir. Sementara Georgia selalu finish di bawah urutan empat besar di setiap babak kualifikasi.

Prediksi Pertandingan Georgia Vs Belarusia

Performa kurang menjanjikan ditunjukkan Georgia dalam enam pertandingan terakhirnya di semua kompetisi. Tim berjuluk The Crusaders baru menang sekali, kalah dua kali dan imbang dua kali dalam lima laga terakhirnya. Raihan ini nampaknya lebih buruk dari Belarus yang meraih dua kemenangan dan tiga kekalahan dalam lima laga terakhirnya.

Dua hasil imbang yang didapat oleh Georgia didapat ketika berhadapan dengan dua tim kuat Eropa, Republik Irlandia dan Denmark. Kemudian, mereka menang atas Georgia dan ditaklukkan Swiss dalam dua pertandingan selanjutnya. Georgia menelan kekalahan beruntun yang ke-2 saat menghadapi Kroasia dalam pertandingan ujicoba.

Lain halnya dengan Georgia, Belarus malah menderita kekalahan beruntun terlebih dahulu sebelum akhirnya catatkan dua kemenangan beruntun. Masing-masing kekalahan tersebut didapat Belarus saat menghadapi Belanda, Jerman dan Montenegro. Beruntung, dalam dua laga terakhir, mereka berhasil meraih kemenangan 1-0 secara beruntun, masing-masing atas Uzbekistan dan Bulgaria.

Berdasarkan beberapa statistik yang telah disebutkan, performa Belarus belakangan ini memang tengah mengalami peningkatan. Namun, di babak kualifikasi, Georgia adalah tim penuh kejutan yang mampu imbangi beberapa tim unggulan. Karenanya, mereka diunggulkan menang dengan skor minimal 1-0 atas Belarus dan diprediksi akan tampil di final play-off Jalur D.

Prediksi Score untuk pertandingan ini 2-0 untuk kemenangan Belarus Mainkan taruhan kamu di Agen judi bola online Euro 2020

Perkiraan Formasi dan Susunan Pemain

Georgia (4-2-3-1): Giorgi Loria; Guram Kashia; Gia Griglava; Otar Kakabadze; Davit Khocholava; Otar Kiteishvili; Jaba Kankava; Valerian Gvilia; Valeri Qazaishvili; Giorgi Kharaishvili; Georgi Kvilitaia.

Belarus (4-4-2): Egor Khatkevich; Maksim Shvyatsow; Aleksandr Poznyak; Sergey Matvejchik; Nikita Stepanov; Stanislav Dragun; Evgeni Yablonski; Roman Yuzepchuk; Dmitry Podstrelov; Igor Stasevich; Dzyanis Laptsew.

You may also like...